Thursday, March 2, 2017

Pengertian Diatropisme dan juga Dampaknya

Pengertian serta Gejala Diatropisme | Proses Diastropismie adalah bagian dari tenaga tektonik selain dari vulkanisme, pada pengertian Diastropisme menurut definisi para ahli geologi menyatakan bahwa diastropisme adalah proses pembentukan relief muka bumi oleh tenaga endogen tanpa disertai aktivitas magma. Dalam terjadinya diastropisme memunculkan berbagai akibat-akibat dari diastropisme yang merugikan serta gejala-gejala dari diastropisme. Jika proses ini meliputi daerah yang luas dinamakan epirogenese serta hasilnya dapat berupa pengangkatan perisai benua (shield). Apabila proses ini mengenai daerah yang tidak terlalu luas dinamakan orogenese.
Pengertian Diatropisme dan juga Dampaknya
Proses Diatropisme

Epirogenesis adalah pengangkatan jalur kerak bumi sehingga membentuk pegunungan yang berlangsung sangat lambat serta meliputi daerah yang sangat luas.

Orogenesis adalah proses pembentukan pegunungan (mountain building) atau pengangkatan kerak bumi yang disebabkan oleh tumbukan antara lempeng  satu dengan lempengan yang lain nya. Proses tersebut menghasilkan pegunungan berangkai yang bersamaan dengan itu terbentuk patahan serta lipatan. Misalnya Pegunungan Himalaya. Jadi, gunung berapi tidak termasuk orogenesis sebab tenaga yang membentuknya merupaka tenaga vulkanisme dan bukan diastropisme.
Baca Juga : Pengertian, Pembentukan, Bentuk Bentuk dan Jenis Jenis Lipatan
Tumbukan (konvergensi) menghasilkan pegunungan lipatan serta pegunungan patahan, sedangkan yang saling menyelipi menghasilkan patahan geser. Tumbukan yang saling menghasilkan celah memanjang tempat keluarnya cairan panas dinamakan Lava. Bentuk-bentuk yang dihasilkan dari proses diastropisme dapat berupa lipatan serta patahan.
Baca Juga : Pengertian, Pembentukan, Bentuk Bentuk dan Jenis Jenis Patahan
Menurut teori tektonik lempeng ( plate tectonic), arus konveksi yang terdapat pada astenosfer adalah sumber tenaga endogen. Arus tersebut akan menyeret lempeng-lempengan kerak bumi sesuai dengan arahnya sendiri sendiri. Karena jumlah arus konveksi yang sangat banyak sekali, lempeng-lempengan kerak bumi ini akan bergeser serta bertubruk-an sehingga akan saling menjauh.

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan. Anda Sopan Kami Segan.
EmoticonEmoticon